Senin, 26 Juli 2010

hidup bukanlah sebuah DVD Player

ada seorang teman yang mengirimi saya sebuah email dengan judul yang sama. isinya sangat bagus untuk renungan kita sebagai orang tua.
inilah salinan email dari teman saya.

Cerita ini adalah "kisah nyata" yang pernah terjadi di Amerika.
Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya,
kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk
melakukan kegiatan lain.

Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira
melihat ada truk baru,ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut.
Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan
memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah
sang
ayah tenang kembali,dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun
dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang
hancur tersebut,tetapi ia tetap gagal. Akhirnya dokter memutuskan
untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.
Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi
dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata,
"Papa, aku minta maaf tentang trukmu." Kemudian, ia bertanya, "tetapi
kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"

Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Renungkan cerita di atas! Berpikirlah dahulu sebelum
kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai. Truk
dapat diperbaiki.
Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak
dapat diperbaiki.

Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara
orang dan perbuatannya,

kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar
daripada membalas dendam.
Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang
kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya.

Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan.
Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu dengan
lainnya.

Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan
ada waktu untuk mencintainya waktu tidak dapat kembali....

hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER, yang dapat di backward dan Forward.....
.....
HIDUP hanya ada tombol PLAY dan STOP saja....

jangan sampai kita melakukan kesalahan yang dapat membayangi kehidupan kita
kelak....... ..
yang menjadi sebuah inti hidup adalah "HATI"
hati yang dihiasi belas kasih dan cinta kasih.....
CINTA KASIH merupakan nafas kehidupan kita yang sesungguhnya. ........

Tersentuhkah hati anda?
klo YA, artinya anda masih mempunyai HATI



kisah yang sangat mengharukan karena orang tua terkadang suka sekali memberikan judge yang buruk hanya karena si anak melakukan kesalahan fatal menurut mereka tetapi sebenarnya ada saat2 dan cara 2 yang tepat kapan anak harus diberi punisment/ hukuman dan kapan diberikan reward. karena semua tindakan itu dilakukan untuk mendapatkan tujuan yang diinginkan. bukan hanya mengandalkan emosi sesaat dalam memberikan hukuman.
semoga kisah di atas dapat memberikan pelajaran kepada para orangtua agar memberikan porsi hukuman dan reward pada tempatnya.







Tidak ada komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini