Sabtu, 01 Januari 2011

FanFiction Jae Shin Saranghe part 1

Setelah nonton Sungkyunkwan Scandal pasti gregetan karna endingnya gantung. Hehe… bagi Sun Joon dan Yoon Hee mah happy ending. Nah yeoboku masih gak jelas. Hehe.. pengennya mah Jae Shin ketemu cintanya dan hidup bahagia. Walau di novelnya Jae Shin menikah ama Due Yun Cuma kurang greget aja pengen baca tuh novelnya.. Trus gak rela juga kalo yang jadi Due Yun itu Ha Ji Won walau Ha Ji Won aku suka juga tapi gimana gitu. Gak rela aja.
Jadi akhirnya kuputuskan buat FanFiction ini. Hehe berhubung ini FF pertama aku. Mianhe yah kalau banyak kekurangan. *sadar diri sebelum dikritik orang wkwkwk… ^^
Jyaahhh lama bener kata sambutannya.. langsung aja deh.
FanFiction dengan judul Jae Shin Saranghe ^^
Cast :

Yoo Ah In as Moon Jae Shin


Seo Wo as Kim Due Yun ( sebenarnya pengennya aku yang jadi tunangannya Jae Shin hehe… ^^)

Setelah lulus dari Sungkyunkwan Jae Shin mendapat promosi menjadi kepala Inspektur Polisi. Jyah keren amat yah Jae Shin. Perjalanannya cintanya yang bertepuk sebelah tangan membuat Jae Shin tidak mau memikirkan tentang cinta lagi. Cuma kelemahannya yang takut wanita membuat dia tidak mau menjalin suatu hubungan apapun dengan seorang gadis. Hal itu membuat geram ayahnya yang ingin segera menimang cucu. Setelah kehilangan anak pertamanya menteri Moon sangat berharap pada anak keduanya Jae Shin. Jae Shin yang sekarang sudah lebih penurut disbanding dulu saat masih suka menjadi HongByukSeo. Jae Shin pun telah berjanji pada ayahnya untuk tidak muncul lagi sebagai HongByukSeo.
Cuma satu yang tidak bisa Jae Shin penuhi dari keinginan ayahnya yaitu menikah. Karena menteri Moon sudah pusing melihat kelakuan anaknya yang selalu menolak perjodohan. Setiap kali ayahnya mempertemukannya dengan putri koleganya, Jae Shin selalu tiba-tiba menghilang. (aku tahu … aku tahu pasti dia lagi cegukan tuh trus ngumpet diatas pohon wkwkwk…. ^^)
Sampai akhirnya ayahnya Jae Shin meminta bantuan saudarinya untuk memilihkan gadis sebagai tunangan Jae Shin. Jadi tanpa persetujuan Jae Shin, ia akan ditunangkan dengan seorang gadis. Bibi jae Shin ini memilih seluruh gadis yang menjadi kandidat dan melihat langsung gadis tersebut. Setelah dipertimbangkan akhirnya pilihan bibi Jae Shin jatuh pada putrid kedua dari Pejabat Kim.
Ayah Jae Shin pun setuju dengan pilihan saudarinya itu. Maka diutuslah pelayan untuk memberi kabar gembira itu kepada keluarga Kim.

Di kediaman keluarga Kim. Seorang gadis bertubuh mungil sedang belajar bersama guru privatnya. Gadis manis itu sangat ceria dan sangat suka membaca buku. Gadis yang bernama Kim Due Yun itu baru berusia 20 tahun. Gadis ceria yang begitu suka pengetahuan. Sebenarnya ia tidak terlalu suka dengan rencana perjodohan yang disiapkan ayahnya. Tetapi sebagai seorang putrid pejabat ia tidak punya wewenang untuk menolak keinginan ayahnya. Hanya satu yang ingin ia lakukan yaitu berbakti kepada orangtuanya. Lalu tiba-tiba ia mendengar suara keributan diluar. Pelayannya masuk sambil berteriak senang. Oiya pelayannya namanya ah jin. Ah jin “ nona.. nona… selamat..selamat”. Due Yun yang sedang membaca buku menoleh kearah pelayannya. Due Yun “ ada apa ah jin? Kenapa kau sanagt gembira?”
Ah Jin “ nona.. kabar baik… kau akan menikah dengan putra keluarga Moon. Tadi pelayannya memberikan surat kalau keluarga Moon menunjukmu menjadi tunangan dari tuan muda Moon Jae Shin”. Due Yun terhenyak entah ia gembira atau tidak mendengar berita itu. Tanpa ekspresi Due yun menjawab “ oh itu”. Ah Jin “ nona kenapa wajahmu terlihat tidak bahagia?” Due yun hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Ah Jin dan kembali membaca bukunya.
Tetapi tetap saja ia tidak bisa konsentrasi membaca, pikirannya melayang banyak sekali pertanyaan dalam kepala. Due Yun berpikir “seperti apa calon suamiku? Apa ia orang yang cukup baik? Apakah aku bisa belajar mencintainya. Mungkinkah aku bisa menikah dengan orang yang sama sekali tidak kukenal? Huh… pikiran ini membuat kepalaku pusing…”

Kembali ke keluarga Moon. Jae Shin sedang sarapan berdua dengan ayahnya. Ayahnya memulai pembicaraan. Menteri Moon “ aku sudah memutuskan pertunanganmu. Bersiaplah sebentar lagi kau akan menikah”. Jae Shin tetap tak menanggapi dan tetap makan. Ayah Jae Shin “ kau tidk pernah memberitahu seperti apa gadis impianmu, jadi aku berinisiatif untuk memilihkannya untukmu. Bibimu sudah melihatnya. Dia gadis yang manis. Kau pasti menyukainya. Kau setuju kan dengan rencana ini?”. Jae Shin dingin menanggapinya “ apa aku masih punya hak di rumah ini untuk menentukan masa depanku. Ayah selalu menganggap yang ayah lakukan adalah yang terbaik untukku. Lakukanlah sesuka ayah”. Menteri Moon “ kau ini! Entah apa yang salah denganmu? Kau selalu menghindar jika kukenalkan dengan seorang gadis. Kau jadilah anak yang berbakti dan tunggulah ayahmu akan menikahkanmu dengan gadis baik-baik”. Jae Shin hanya tersenyum kecut.


Due Yun sedang memandang bintang di langit. Due Yun “ ah Jin apa kau pernah jatuh cinta? Bagaimana rasanya jatuh cinta?” Ah jin terkejut dengan pertanyaan nonanya, dengan wajah bersemu merah ia menjawab “ nona apa yang kau tanyakan? Aih … aku jadi malu”. Due Yun menoleh kearah Ah jin yang tertunduk malu. Due Yun “ ayo lekas katakan padaku, seperti apa rasanya jatuh cinta?” ah Jin “ rasanya sangat menyenangkan nona, kau ingin selalu berada di dekatnya, ingin selalu melihatnya, jika ia jauh kau seperti mau mati”. Due Yun mencibir “ hah konyol! Mana ada yang seperti itu?” Ah jin” benar nona, kalau kau tidak percaya coba saja. Kalau kau jatuh cinta kau pasti akan merasa seperti itu”. Due Yun terlihat sedih “ apa aku masih bisa merasa jatuh cinta? Aku sudah ditunangkan dengan orang lain”. Ah Jin “ nona apa kau tidak mau melihat calon suamimu? Kudengar ia sangat tampan. Banyak gadis yang m,engejar-ngejarnya. Nona kau sangat beruntung”. Due Yun “ benarkah? Seperti apa tuan muda Moon Jae Shin itu.kau pernah mendengar apa saja? Ayo ceritakan padaku”. Akhirnya Ah jin menceritakan semua rumor tentang Jae Shin yang mengundang tawa dan senyum Due Yun. cie..cie… benih-benih cinta mulai tumbuh dihati Due Yun untuk Jae Shin.

Saat makan siang di kediaman keluarga Kim. Due Yun tengah asyik menikmati makan siangnya bersama ayah, ibu, dan kakaknya selesai makan ayahnya mulai membicarakan pernikahan. Ayahnya “ Due Yun”
Due Yun “ ya ayah”. Ayahnya “ kau tahu kan kalau kau ini akan segera menikah. Sekarang kau jangan terlalu menghabiskan waktumu untuk membaca buku. Kau mulai saat ini harus belajar menjadi seorang isteri yang baik untuk suami kelak”. Due Yun “ ya ayah, aku mengerti”.

Dikamarnya Due Yun sedang merenung. Pelayannya Ah Jin datang membisikkan sesuatu di telinganya. Ternyata Ah Jin memberitahu kalau ia mendengar Inspektur Polisi Jae Shin akan melakukan inspeksi di pasar. Due Yun “ benarkah? Kenapa kau beritahukan padaku?” Ah Jin “ ah nona ini, kau bilang ingin tahu seperti apa calon suamimu nona. Ini adalah kesempatanmu bertemu dengannya. Apa kau tidak ingin melihat calon suamimu nona?”. Due Yun “ bukan seperti itu. Tapi apakah ayah akan mengizinkanku keluar?” Ah jin langsung menutup mulutnya dan berbisik “ nona kau bisa pergi diam-diam dan bertemu dengannya. Tenang saja tuan besar sedang tidak ditempat dan nyonya pun sedang menghadiri perjamuan”. Due Yun pun mengikuti saran pelayannya. Ia segera mengganti baju sutranya dengan baju yang sudah disiapkan Ah jin. Setelah yakin tidak mencolok lagi penampilannya, Due Yun pun menyelinap keluar dari rumahnya. Ia berlari menuju pusat keramaian.

Sesampainya di sana ia takjub melihat hiruk pikuk pasar. Banyak yang berjualan dan banyak pula yang berlalu lalang. Due Yun hampir lupa tujuannya ke situ sampai ia tiba di sebuah lorong pasar dan melihat seorang pria berkelahi. Due Yun sangat terkejut dan segera bersembunyi. (wkwkwk… Due Yun gak tahu kalau yang berkelahi itu Jae Shin, karena takut beritanya bocor Jae Shin melakukan inspeksi dengan menyamar dan menangani sendiri para penjahat yang berkeliaran di pasar, Jae Shin memang hebat).
Due Yun sempat ngeri melihat perkelahian itu. Karena takut akhirnya ia pun buru-buru pergi dari tempat itu. Karena buru-buru Due Yun sampai tak melihat jalan malah masuk ke lorong yang jadi tempat mangkal berandalan. Karena melihat gadis cantik yang terlihat kebingungan, para berandalan itu mulai mendekati Due Yun dan menggodanya. Due Yun berusaha lari tapi ia malah masuk jalan buntu. Setengah ketakutan ia berusaha memohon pada gerombolan berandalan itu untuk tidak mengganggunya. Bukannya malah menjauh para berandalan itu malah menarik tangan Due Yun. Due Yun ketakutan dan berteriak minta tolong. Saat ada berandalan yang berusaha memeluknya, Due Yun berteriak dan ia jongkok sambil memejamkan tangannya. Lalu ada seorang pria yang menolongnya. Pria itu menarik tangan berandal yang mau memeluk Due Yun dan memukulnya. Due Yun membuka matanya dan melihat pria tersebut berkelahi dengan para berandalan. (ayo tebak siapa pria itu? Wkwkwk… tentu saja jagoan kita Jae Shin)

Dengan mudah Jae Shin melumpuhkan gerombolan berandalan itu. Lalu entah muncul dari mana polisi mulai berdatangan ke tempat itu dan meringkus berandalan itu. (biasa polisi datang belakangan hehe ^^)
Lalu Jae Shin menghampiri Due Yun yang masih ketakutan. Jae Shin mengulurkan tangannya dan Due Yun ragu untuk menerimanya (masih shock dia). Due Yun lalu menerima uluran tangannya Jae Shin. Jae Shin membantunya berdiri. Due Yun berterima kasih pada Jae Shin tapi… Jae Shin mulai cegukan lagio dan langsung buru-buru pergi meninggalkan Due Yun…..

To Be Continued….

Inilah pertemuan pertama mereka. Ada pepatah yang bilang pertemuan pertama begitu mengesankan selanjutnya terserah anda wkwkwk….
Bagaimana yah kelanjutan kisah cinta Jae Shin wkwkwk….
Ditunggu komentarnya ^^

12 komentar:

iis RF mengatakan...

karena ini FF pertamaku. jadi masih banyak kekurangan hehe... kalian suka tidak ceritanya. atau gak rela jae shin ama due yun?

*sebenarnya aku juga gak rela hihi... maunya jae shin ama aku. satu lagi pikunya dikit karena susah loh cari gambar yang cocok hehe ^_^

april mengatakan...

keren ka iis
ditunggu kelanjutannya

april : "Yoo Ah In oppa jadi kaka aku, mau ga?"
yoo ah in : "mau, aku mau, siapa yang tak mau punya adik sepertimu"

ka iis : "yoo ah in jadi namja chingu ku, mau ga?"
yoo ah in : "ehmmmmmm gimana ya??"
ka iis : "gimana mau ga? masa jawab ajah pake mikir sih"
yoo ah in : "........................."

ka iis yang isi sendiri ajah jawaban yoo ah in, wkwkwkwkwkwkwk

ditunggu part 2 nya ya ka

iis RF mengatakan...

wkwkwk... april kyknya jae shin gak centil kyk gitu deh. hehe.... tadinya aku mikir gimana yah klo jae shin punya ade cewe tp jae shin kan tkt ama cewe kyknya dia jd anak satu-satunya setelah kakaknya meninggal.

klo yang titik-titik itu bakal dijawab yoo ah in begini : "mmm... pikir-pikir dulu deh. becanda deng... hehe.. tentu saja aku mau menjadi namja chingu mu. tapi kau tidak boleh ngelirik namja yang lain". sambil ngacak-ngacak rambut iis hehe... ^_^ so sweet :P

EpHy mengatakan...

Wach....kereeeen
ni brdasarkn n0velnya pa bkan?

Anonim mengatakan...

Iya RF mengatakan:

Seru bgtttttt... Gejala2nya pasti yg jth cintrong dluan Due Yun yeh..??

Anonim mengatakan...

Iya RF mengatakan:

Seru bgtttttt... Gejala2nya pasti yg jth cintrong dluan Due Yun yeh..??

iis RF mengatakan...

ephi: namany fanfiction jd cuma ngarang.wkwk...yg sama cuma nama tunangnny jae shin yaitu due yun.tdny bkl aku ksh nm kang hae won wkwk....nama koreaku hehe...tp g jd ntr ada yg protes lg.hehe....

iya: aku g rela klo jae shin duluan yg jth cinta. pgn kubuat due yun nangis darah dl br mdapatkn cinta jae shin wkwk....author sadis mode on.
hehe alur cerita bs brubah tgantung mood hehe....

iis RF mengatakan...

ephi: namany fanfiction jd cuma ngarang.wkwk...yg sama cuma nama tunangnny jae shin yaitu due yun.tdny bkl aku ksh nm kang hae won wkwk....nama koreaku hehe...tp g jd ntr ada yg protes lg.hehe....

iya: aku g rela klo jae shin duluan yg jth cinta. pgn kubuat due yun nangis darah dl br mdapatkn cinta jae shin wkwk....author sadis mode on.
hehe alur cerita bs brubah tgantung mood hehe....

Ari RF mengatakan...

wahhhhh jadi kangen jae shin lanjutkan heheh jadi pengen lihat ia jae shin main beneran ama seo wo wkwkwkw

Mahasiswi Depresi mengatakan...

ada yang kurang nih, kok Jae Shin nya gak cegukan waktu ktemu dengan Due Yun? oh ya .. dapet novel na dari mana sih? pengen juga dong baca.. tapi jangan english version, bisa bengkak nih mata. hehehe

iis RF mengatakan...

@mahasiswa depresi: hehe ... aku belum baca tuh novel makanya nih penasaran banget. saking penasarannya terciptalah ini FF hehe....

ada video yg dibuat fans ttg jae Shin. cerita ff ini terinspirasi ama novelnya cuma sayang aku belum pernah baca tuh novel hehe... ini mah ngarang bebas wkwkkwk.. ^_^

jae shin gak cegukan lupa sesaat ama penyakitnya wkwkwk... kan pas sadar cegukan lagi trus kabur hehe... *ngeles mode on

enNa -JusTone- mengatakan...

ikh taun baru udh disuguhin FF jaeshin,,semangatttttttt good ikh,,,

Ada kesalahan di dalam gadget ini